Youtube dan Secangkir Teh Hangat

Pagi ini ketika seluruh pekerjaan di kantor telah tuntas karena kuselesaikan sejak dua hari yang lalu, aku sedikit merenung tentang apa yang akan kubagikan melalui blog ini. Alhasil di tengah perenunganku, salah seorang rekan kerjaku menonton video di Youtube dengan volume yang cukup keras. Secara tidak langsung, aku pun mendengarkannya. Ternyata itu adalah video yang berisi khotbah dari Jeffrey Rachmat, seorang Pendeta Senior di Jakarta Praise Community Church (JPCC). Jujur baru kali ini kudengar isi khotbahnya, karena sedari tadi aku tidak ikut nimbrung nonton di depan laptop temanku.

Isi khotbahnya membuat hatiku terhenyak. Sembari menyeruput segelas teh hangat manis, diam-diam aku lebih menyimak. Pemilik akun twitter @JeffreyRachmat ini membahas soal Pasangan Hidup (PH). Yayaya, ini tema sensitif di gereja untuk pria dan wanita seumuranku ke atas yang belum menikah, tetapi menjadi tema yang bikin semangat dan betah berlama-lama mendengarkan firman Tuhan untuk generasi muda yang masih duduk di bangku SMP, SMA, dan perguruan tinggi.

Perubahan teh hangat yang menjadi dingin tidak begitu terasa di lidahku, karena aku mulai fokus mendengarkan khotbah yang disampaikan. Pdt. Jeffrey menyampaikan, banyak pria-wanita melakukan konseling dengannya dan mengatakan bahwa pasangan mereka sangat berbeda, antara saat masih pacaran (penjajakan) dengan sesudah menikah. Banyak di antara mereka yang menyesal. Namun apa boleh dikata, mereka sudah terikat dalam pernikahan yang tidak boleh diceraikan oleh manusia.

Untuk itu Pdt. Jeffrey mengingatkan anak-anak muda untuk berhati-hati saat mulai mengenal lawan jenis dan memikirkan pernikahan. Jangan sampai mereka salah pilih, karena terjebak kepura-puraan saat berpacaran. Lalu kaget begitu memasuki kehidupan rumah tangga yang sebenarnya.   Bersyukur, apa yang kudengar lewat video di Youtube ini ibarat secangkir teh hangat yang menghangatkan tubuhku, saat dingin menyelimutiku di kota kembang ini.

Mungkin itu ibarat jawaban atas perenungan dan pergumulanku belakangan ini. Pasca BBM (Blackberry Messenger)-an soal PH dengan Pdt. Ed Merdhiriawan, S.KH., M.A., Gembala Sidang GBI Karunia Kediri sekaligus bapa rohaniku, ternyata belum ada 2 jam kemudian aku dengar isi khotbah semacam ini. Tentu ini bukan sebuah kebetulan. Ku yakin, Tuhan Yesus punya rencana yang indah dan terbaik untukku, serta masa depanku. Tidak terkecuali soal PH. Amin.

Pengkhotbah 3:11
Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s